METODOLOGI PENELITIAN

A. PENDEKATAN PENELITIAN

Penelitian yang berkaitan dengan penilaian kebutuhan pendi-dikan dan pelatihan ini lebih bersifat deskriptif, yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk memberi gambaran yang lebih jelas tentang sesuatu hal seperti apa adanya.

Menurut Surakhmad (1978:132), ciri-ciri penelitian yang bersi-fat deskriptif antara lain:

1. Memusatkan diri pada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang, pada masalah-masalah yang aktual;

2. Data yang dikumpulkan mula-mula disusun, dijelaskan dan kemudian dianalisis (karena itu metode ini sering pula disebut metode analitis).

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pende-katan/analisis kualitatif-kuantitatif. Artinya, penjelasan menge-nai pemecahan masalah yang dibahas dalam penelitian ini ber-sifat kualitatif yang didukung oleh data-data yang bersifat kuan-titatif. Dengan menggunakan pendekatan ini diharapkan akan meminimalisasi subyektivitas peneliti sekaligus dapat diperoleh suatu kesimpulan yang lebih obyektif.

Mata kuliah ini mengajak mahasiswa memahami langkah dasar penelitian ilmiah, memahami proses penelitian ilmiah dari identifikasi permasalahan sampai dengan analisis hasil penelitian. Materi yang akan diberikan meliputi pengertian dan hakekat penelitian, beberapa tipe penelitian, macam dan metode penelitian, berbagai macam variabel, pengertian populasi dan sampel, langkah-langkah penelitian serta proses penelitian (misalnya topik, permasalahan, hipotesis, rancangan penelitian, teknik sampling, alat ukur dan teknik. Mata kuliah ini juga membahas paradigma penelitian kualitatif, ciri-ciri penelitian kualitatif, studi kasus, ethnografi, focused group, metode observasi, metode wawancara, analisis grounded, analisis isi, analisis ethnografi, Delphy technique, analisis data (grounded), penulisan laporan dan penyusunan rancangan penelitian kualitatif.

Metodologi penelitian pada hakekatnya merupakan operasionalisasi dari epistemologi kearah pelaksanaan penelitian. Epistemologi memberi pemahaman tentang cara/teori menemukan atau menyusun pengetahuan dari idea, materi atau dari kedua-duanya serta merujuk pada penggunaan rasio, intuisi, fenomena atau dengan metode ilmiah­­ (Rusidi, 2004 :3). Sehingga bagaimana menemukan atau menyusun pengetahuan memerlukan kajian atau pemahaman tentang metode-metode. Dalam pengertian ini perlu dibedakan antara metode dan teknik. Secara keilmuan, metode dapat diartikan sebagai cara berpikir, sedangkan teknik diartikan sebagai cara melaksanakan hasil berpikir. Jadi dengan demikian metodologi penelitian itu diartikan sebagai pemahaman metode-metode penelitian dan pemahaman teknik-teknik penelitian.

Makna penelitian secara sederhana ialah bagaimanakah mengetahui sesuatu yang dilakukan melalui cara tertentu dengan prosedur yang sistematis (Garna, 2000:1). Proses sistematis ini tidak lain adalah langkah-langkah metode ilmiah. Jadi pengertian dari metodologi penelitian itu dapat diartikan sebagai pengkajian atau pemahaman tentang cara berpikir dan cara melaksanakan hasil berpikir menurut langkah-langkah ilmiah.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: